ipmjateng.or.id, Kendal – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Kendal menyelenggarakan Musyawarah Daerah (MUSYDA) ke XVI dengan tema “Membumikan Gerakan Pelajar Kreatif Berkarakter Menuju Pelajar Kendal yang Berbudi Luhur”, bertempat di SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo kabupaten Kendal pada Jumat, (18/10) – Ahad, (20/10).

Peserta Musyda kali ini diikuti oleh 6 Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PC IPM) dan 12 Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) se- kabupaten Kendal dengan jumlah total 78 peserta.

Pembukaan Musyda dilaksanaan pada Sabtu, (19/10) dengan sebelumnya dilaksanakan Konferensi Pimpinan Daerah (KONPIDA) pra Musyda pada Jumat, (18/10), yang menarik dari pembukaan ini adalah mengusung tema kebudayaan jawa dimana seluruh acara dipandu dengan menggunakan bahasa jawa krama, desain dan dekorasi, penyambutan tamu sampai backsound acara menggunakan budaya jawa, selain itu logo yang ada menggunakan blangkon sebagai icon utama yang merupakan identitas orang jawa.

Pada pembukaan Musyda IPMawan Muhammad Nuzulul Farqi selaku Ketua Umum PD IPM Kendal menyampaikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf kepada seluruh elemen yang sudah membatu masa kepemimpinan ini berlangsung dan menjelaskan apa itu pelajar kreatif berkarakter, beliau menuturkan.

“Saya mengucapkan terima kasih dan mohon maaf kepada seluruh elemen yang sudah membantu masa kepemimpinan ini berlangsung, di sini saya juga akan menyampaikan tentang pengertian pelajar kreatif berkarakter yaitu bahwa setiap orang itu tidak ada yang bodoh dan tidak ada yang gagal karena mereka memiliki kemampuan masing-masing, akan tetapi tergantung bagaimana cara mereka berkreatifitas, namun bukan hanya kreatifitas tapi juga memiliki karakter, maksudnya setiap karya yang dihasilkan otentik dan memiliki ciri khas tersebut, ditambah lagi menuju pelajar berbudi luhur ini adalah jawaban dari keresahan kita tentang pelajar kita sekarang yang nilai sikapnya sangat kurang meskipun mereka sangat pandai menyikapi teknologi namun mereka gagap ketika menghadapi keadaan sekarang, saya mengajak kepada pelajar Kendal agar tidak lupa leluhur kita, karena adanya kita di sini atas jasa para leluhur dulu, maka kebaikan yang sudah ditinggalkan oleh para leluhur harus tetap ada dengan solusi mentadaburi kebuyaan yang ada bahwa karakter kita sebagai orang jawa senantiasa memberi dan berbudi luhur baik kepada manusia maupun alam untuk bertingkah laku baik”, jelasnya.

Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Tengah menyampaikan bahwa pelajar berkarakter dan berbudi luhur ini sangat sinkron  dengan apa yang sekarang diusung oleh PW IPM Jawa Tengah, PW IPM Jawa Tengah memiliki tagline yaitu literasi berkeadaban adalah sebelum kita berkemajuan harus beradab terlebih dahulu, selain itu PDM kendal juga menyampaikan dengan bahasa jawa bahwa beliau sangat optimis pada generasi yang baru ini dan beliau juga mengatakan bahwa yang menetukan sekarang adalah generasi muda  oleh karena itu yang harus dilakukan adalah berkarya, aktif, dan positif.


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *