Oleh Ketua Bidang Perkaderan PW IPM Jawa Tengah
Ainur Rosyid Adzikkri

Ikatan Pelajar Muhammadiyah merupakan organisasi ortonom muhammadiyah yang bergerak dalam ranah pelajar dengan basic gerakannya adalah perkaderan. Setiap aktivitas IPM selalu dinantikan dan didambakan karena menjadi tolak ukur hidupnya perkaderan Muhammadiyah dalam suatu daerah. Maka penting bagi IPM agar senantiasa memperhatikan setiap arah geraknya sesuai dengan realitas problematika yang ada khsususnya dalam ranah pelajar.
Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Jawa Tengah bukannya tidak merespon permasalahan yang sedang terjadi dalam ranah pelajar saat ini. Berangkat dari permasalahan yang ada (Blueprint Musywil XXIII IPM Jawa Tengah, 2019), PW IPM Jawa Tengah membawa strategi gerakan Literasi Berkeadaban dengan tujuan membangun tradisi keilmuan terhadap tatanan kehidupan yang manusiawi dan beradab serta jauh dari tatanan yang sekuleristik, hedonistik dan mekanistik ditengah perkembangan IPTEK yang sangat massif. (Huda, 2019)
Dari beberapa tantangan permasalahan yang ditawarkan, perkaderan menjadi salah satu ujung tombak terhadap pergerakan IPM. Peranannya menjadi penting karena berkaitan dengan ideologi dan identitas kader. Dari sinilah kemudian muncul tantangan baru bagaimana perkaderan dapat tetap survive tanpa unsur paksaan struturalisme di tengah modernisasi pergerakan yang semuanya terpaku pada eksistensi. Terlepas dari kegiatan yang sudah membudaya, perkaderan masih mempunyai berbagai macam masalah mulai dari metodologi yang terkesan menjenuhkan dan monoton hingga tidak sinkronnya penyampaian materi dengan kondisi peserta karena miss orientasi dan materi yang terkesan melangit tidak sesuai dengan need assessment by data. Oleh karena itu, dirasa penting bagi Bidang Perkaderan untuk memakeover beberapa aspek proses perkaderannya sebagai penunjang keberhasilan proses perkaderan. (Korp Faslitator Jawa Tengah, 2019)
Perkaderan menggembirakan merupakan branded yang dibawa oleh Bidang Perkaderan PW IPM Jawa Tengah periode 2019-2021 yang membawa inovasi perubahan metodologi dengan mengemas perkaderan menjadi lebih menarik dan menyenangkan tanpa meninggalkan esensi dari perkaderan itu sendiri. Dari branded ini diharapkan mampu mengubah mindset pelajar tentang Perkaderan IPM yang terkesan mengerikan, kaku dan tidak millennial menjadi suatu kegiatan yang menarik dan dinanti banyak pelajar. Oleh karena itu, menjadi keharusan bagi bidang perkaderan untuk terus melakukan pengkajian terkait inovasi-inovasi metodologis yang diterapkan dalam proses perkaderan agar nantinya proses perkaderan tidak hanya menjadi kegiatan yang diikuti karena keterpaksaan administratif tetapi bisa benar-benar diikuti dan dinikmati prosesnya karena keasyikan dan keseruan dengan tetap memperhatikan muatan yang sesuai dengan sistem perkaderan IPM (SPI).
Ada beberapa aspek teknis terkait konsep Perkaderan Menggembirakan :
Fasilitator :
Fasilitator harus melakukan need assessment by data (observasi)
Fasilitator harus mengonsep perkaderan berupa visualisasi yang menarik
Fasilitator harus bisa mengampanyekan perkaderan melalui media sosial
Fasilitator intens melakukan diskusi rutin untuk menambah kapasitas diri
Fasilitator mengikuti tadarus Al Quran bersama peserta
Fasilitator memperkaya ice breaking basis teknologi
Fasilitator harus menguasai banyak variasi metode pembelajaran

Sarana Prasarana :
Teknologi sebagai penunjang media pembelajaran

Materi :
Materi disusun Berdasarkan need assessment by data.
Pengembangan materi sesai dengan konteks zaman

Pemateri :
Penjaringan materi yang kompeten sesuai dengan materi
Pemilihan pemateri yang komunikatif dan friendly

Metode :
Memasifkan dan memvariasi pembelajaran dengan effective learning
Mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi
Memasifkan pengolahan data monev berdasarkan instrument yang ada

Kampanye Perkaderan Menggembirakan
Membuat Kontent “Behind The Scane”
Membuat vlog proses perkaderan
Menampilkan sisi lain perkaderan
Menampilkan sisi lucu dalam perkaderan
Membuat video pembelajaran seputar materi perkaderan (TM I, TM 2 dst)

Media
Akun Instagram
Chanel youtube
Status whatsapp

DAFTAR PUSTAKA

Blueprint Musywil XXIII IPM Jawa Tengah. (2019). In T. Materi. Semarang.
Huda, M. N. (2019, Agustus). Literasi Berkeadaban. pp. 1-5.
Korp Faslitator Jawa Tengah. (2019). Notulensi Workshop Perkaderan PW IPM Jawa Tengah. Semarang: Bidang Perkaderan PW IPM Jawa Tengan Periode 2019-2021.